Elemen Jurnalistik Dalam Film THE POST
![]() |
| Sumber: id.wikipedia.org |
Sinopsis Film The Post
Spielberg merilis film yang
diangkat dari kisah nyata mengenai pembeberan data yang seharusnya rahasia. THE POST dirilis di Amerika Serikat dan 12 Januari 2018. Film THE POST dibintangi oleh Meryl
Streep yang memerankan sosok yang menjadi penerbit surat kabar wanita
pertama bernama Kay Graham. Tak sendiri, bersama Tom
Hanks yang berperan sebagai seorang editor bernama Ben Bradlee dimana
mereka terlibat dalam perseturuan antara wartawan dengan pemerintah.
![]() |
| Sumber: Amblin Entertainment/DreamWorks |
Film ini berfokus pada keputusan Kay
dan surat kabarnya untuk mempublikasikan berkas rahasia besar Pentagon di tahun
1971. Keputusan Kay ini tentu berdasar pada peran surat kabar yang harus
berimbang dalam menyajikan informasi, apakah ia harus tetap menyimpannya
sebagai rahasia atau menyajikan informasi pemerintah tersebut secara
transparan. Menariknya, film ini diangkat berdasarkan kisah nyata tentang
surat kabar The Washington Post yang dipimpin oleh Katherine Graham atau
dikenal sebagai Kay Graham.
Ketika
analis militer asal Amerika, Daniel Ellsberg (Matthew Rhys), menyadari bahwa
keputusan pemerintah Amerika Serikat ternyata banyak menyia-nyiakan tentaranya
di perang Vietnam, dia mengambil tindakan dengan menyalin dokumen rahasia yang
menjadi makalah Pentagon. Pada saat itu, pemilik Washington Post, Kay Graham
(Meryl Streep), masih menyesuaikan diri dengan mengambil alih bisnis almarhum
suaminya dan mempersiapkan surat kabarnya untuk go public. Sementara sang editor Ben
Bradlee (Tom Hanks) menemukan New York Times telah meraup pusat perhatian
dengan mengekspos dokumen tersebut. Ketegangan disajikan saat dokumen rahasia berhasil dicuri, Para reporter berkumpul di rumah Ben untuk meracik makalah tersebut dengan waktu yang terbatas demi naik cetak di esok harinya.
Bertekad
untuk bersaing, reporter Washington
Post pun menemukan Daniel Ellsberg dan mendapatkan salinan lengkap dari makalah
tersebut. Namun, rencana Washington Post untuk mempublikasikan makalah Pentagon
terancam oleh perintah penahanan Federal yang bisa membuat mereka semua didakwa
karena melakukan kontroversi. Kay Graham harus memutuskan apakah harus
mundur demi keamanan perusahaan dan relasinya dengan pemerintahan atau menerbitkan
dan memperjuangkan kebebasan pers. Dengan demikian, Kay dan stafnya bergabung
dalam sebuah pertarungan menuju demokrasi Amerika Serikat.
Jika di Spotlight (2015) para reporter sibuk
mencari narasumber, di sini Steven Spielberg menyajikan riuhnya ruang redaksi,
rapat para reporter tanpa henti, dan proses editor yang
harus teliti, hingga tempat produksi tradisional. Kita diajak melihat bagaimana
para petugas harus menyusun satu per satu panel huruf per halaman untuk dicetak
di surat kabar. Sungguh sebuah proses yang wajib kamu tonton.
Ketika kepemimpinan Kay diragukan hanya karena
ia wanita satu-satunya dalam perusahaan tersebut, Meryl berhasil memerankan
sosok Kay dengan totalitas. Di saat gentingnya memutuskan harus
mempublikasikan makalah pentagon atau tidak, Kay dengan lantang berkata “It’s no
longer my father’s company. This is no longer my husband’s company. This is my
company” di hadapan para
komisaris. Meryl Streep bold as usual dan layak kita berikan tepuk tangan.
Sementara itu, Tom Hanks melengkapi Meryl dengan perannya sebagai sosok editor
yang idealis dan sibuk memberikan saran-saran untuk Kay. Layak jika kita
panggil mereka berdua sebagai Iconic Duo.
Elemen Jurnalistik
1. Menyampaikan kebeneran (fakta), dalam film The Post sang jurnalis Kay mempublikasikan berkas makalah Pentagon bahwa pemerintah Amerikat Serikat menyia-nyiakan tentaranya di perang Vietnam untuk menyajikan informasi.
2. Memegang kepercayaan publik, Kay lebih mementingkan pembaca dibandingkan dengan perusahaan miliknya yang harus memutuskan relasinya dengan pemerintah.
3. Memikat dan Relevan, sang editor Ben Bradlee yang telah mempublikasikan berkas rahasia Pentagon menjadi pusat perhatian pembaca. Tentu surat kabar ini telah memikat para pembaca.
Elemen Jurnalistik
1. Menyampaikan kebeneran (fakta), dalam film The Post sang jurnalis Kay mempublikasikan berkas makalah Pentagon bahwa pemerintah Amerikat Serikat menyia-nyiakan tentaranya di perang Vietnam untuk menyajikan informasi.
2. Memegang kepercayaan publik, Kay lebih mementingkan pembaca dibandingkan dengan perusahaan miliknya yang harus memutuskan relasinya dengan pemerintah.
3. Memikat dan Relevan, sang editor Ben Bradlee yang telah mempublikasikan berkas rahasia Pentagon menjadi pusat perhatian pembaca. Tentu surat kabar ini telah memikat para pembaca.


Komentar
Posting Komentar