DESA RANDUSARI CEGAH COVID-19

Upaya Pencegahan Covid-19 Desa Randusari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri

Bermula dari Rudyatmo selaku Wali Kota Solo mengumumkan dua kasus COVID-19 yang diisolasi di RSUD Dr Moewardi, salah satu pasien kasus covid-19 wanita asal Kabupaten Wonogiri dan menetapkan Solo berstatus KLB (Kejadian Luar Biasa) pada Jumat (13/03/20) malam.

Dilansir Detik.com pasien wanita kasus covid-19 asal Kabupaten Wonogiri meninggal dunia di RSUD Dr Moewardi Solo  pukul 18.00 WIB pada Rabu (18/03/20). Joko Sutopo selaku Bupati Wonogiri mengatakan dengan adanya kasus pertama positif COVID-19 warga Kabupaten Wonogiri melakukan sosialisasi dan pengumuman kepada warga mengenai pencegahan virus COVID-19. Selanjutnya Kecamatan-Kecamatan di Wonogiri melakukan pencegahan.

Salah satu Desa Randusari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri cegah virus COVID-19 sesuai dengan surat himbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri Kecamatan Ngadirojo.

Surat Himbauan

“Ini upaya pencegahan virus CORONA, tiap RT 01 hingga 02 harus melakukan penyemprotan disinfektan sekitar 274 rumah warga. Kegiatan Karang Taruna seperti arisan ditunda dulu, kalau ada pemudik diharapkan pihak keluarga lapor ke saya dan sebelum masuk ke Desa periksa kesehatan terlebih dahulu. Kalau ada yang mau nikah tidak apa-apa, tapi resepsi pernikahan ditunda sampai virus CORONA hilang.” Ujar Rachmad Priyono Lurah Desa Randusari, Sabtu (21/03/20).

Penyemprotan pertama menggunakan cairan bayclin dan wipol dilakukan oleh Karang Taruna tiap RT selama dua hari pada hari Minggu (22/03/20) dan Senin (23/03/20). Penyemprotan kedua menggunakan disinfektan pada hari Sabtu (28/03/20) dan Minggu (29/03/20). Spayer alat penyemprot hama tanaman ini digunakan untuk menyemprot cairan bayclin, wipol, serta disinfektan ke rumah warga.

Penyemprotan 


Penutupan Jalan

“Penyemprotan yang pertama itu pakai bayclin dicampur wipol karena kandungannya itu bisa mematikan bakteri jadi rumah warga bersih bisa mencegah virus CORONA. Nah, kalau yang kedua baru pakai cairan disinfektan. Ini juga gang-gang mau ditutup cuma satu jalan utama saja yang dibuka.” Ujar Joko ketua Karang Taruna RT 02, RW 04 Desa Randusari, Minggu (29/02/20).

Penutupan jalan (Lock Down) dilakukan sampai waktu yang tidak ditentukan. Upaya-upaya ini dilakukan agar warga Desa Randusari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri tidak terinfeksi virus COVID-19. Juga manaati aturan Pemerintah, Kabupaten dan Kecamatan, agar tidak bertambah kasus yang terinfeksi COVID-19.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGELOLAAN PARKIR DEPAN KAMPUS 1 UMS

Rayakan Lebaran penuh Nikmat dan Hikmat di Tengah Covid-19